Berita Terbaru – Gedung Bursa Dampak Indonesia yang ada di lokasi Jalan Sudirman, Jakarta Selatan rubuh dibagian atap dalamnya. Peristiwa itu berlangsung kurang lebih jam 12. 30 WIB siang barusan.

Robohnya Gedung Bursa Efek Indonesia

Satu diantara petugas Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan, Rahman, membenarkan rubuhnya salah satu atap di lantai itu.

” Iya benar ada atap rubuh. Laporan baru masuk serta tim telah menuju tempat. Kami belum tahu persis bagaimana urutan dan apakah ada korban jiwa dalam peristiwa itu, ” tutur Rahman waktu dihubungi VIVA, Senin, 15 Januari 2018.

Beberapa korban luka-luka segera dievakuasi petugas dan beberapa orang yang ada di dekat tempat kejadian. Mereka diamankan ke luar gedung BEI sebelumnya mendapat pertolongan pertama.

Berita Terbaru – Menteri Koordinator Bagian Perekonomian Darmin Nasution mengadakan rapat koordinasi berkaitan kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EodB) di kantornya pagi ini, Senin 15 Januari 2018.

Pemesanan Online Akan Dibuat Menjadi Lebih Mudah

Ada beberapa menteri serta para petinggi di antaranya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, dan Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang keluar lebih awal menyebutkan, di sektornya, kajian lebih dibicarakan berkaitan dengan service pengiriman pesanan dengan elektronik atau Delivery Order Online (DO Online) barang impor di pelabuhan. Ia percaya keringanan berupaya Indonesia semakin lebih kompetitif dengan adanya berbagai pembenahan di pelabuhan.

” Khusus kami, semula memang yang dilihat terkait DO Online. Menurut saya, juga akan kompetitif dengan tiga hal yang kami ulas, satu tentang on line, ke dua tentang tarif dan saat, ” kata Budi selesai rapat, Senin 15 Januari 2018.

Dengan terdapatnya ketentuan DO Online yang telah diterbitkannya pada akhir tahun lantas, diyakininya juga akan memberi keefektifan serta kecepatan dalam lakukan impor barang.

” Serta saat ini telah ada online yang kami buat serta dimanfaatkan oleh sebagian shipping line. Memanglah belum semua, jadi saat ini yaitu tinggal melakukannya lebih baik serta lebih banyak, ” kata dia.

Hanya saja, Budi tidak mau menargetkan kenaikan keringanan berupaya. Ia mengakui selalu mengatur pelabuhan sampai keefektifan saat bongkar muat atau dwelling time yang sekarang ini belum juga efisien, sampai pada nanti tingkat keringanan berupaya bakal naik dengan otomatis.

” Tentang saat ini memanglah ada satu komplikasi lantaran ketika kami telah temukan dwelling time tiga hari sesungguhnya ada 30-40 persen barang masih tetap berada di pelabuhan dengan beragam motif, beberapa kecil yaitu belum juga usai karna kontrol. Tapi ada lagi yang tak ada yang memiliki, ” kata dia.

Karenanya, Budi mengakui telah melaporkan hal tersebut ke Menko Perekonomian Darmin Nasution. Usaha itu agar dapat selalu kolaborasi dengan tim Kemenko Perekonomian serta Bea Cukai, untuk selalu melakukan kerja dengan perbaikan system di pelabuhan.

” Serta minggu depan saya juga akan ke Priok, mengulas dengan stakeholder serta memberlakukan dengan tarif baru. Online itu lebih diproduktifkan, jadi saya juga akan mengundang stakeholder, serta tentang saat itu kami bakal buka-bukaan, ” tuturnya.

Berita Terbaru – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah meyakinkan pimpinan DPR bakal segera mempersiapkan paripurna pelantikan ketua DPR yang baru. Hal semacam ini menindaklanjuti surat dari Fraksi Golkar yang menunjuk Bambang Soesatyo atau Bamsoet jadi ketua DPR menukar Setya Novanto.

Pelantikan Bambang Soesatyo Sebagai Ketua DPR

” Pagi ini kami bakal rapat pimpinan menindaklanjuti surat dari Fraksi Golkar. Pasti bila dapat segera (rapat) Badan Musyawarah (Bamus) serta segera kami bikin paripurna untuk pelantikan, ” kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Senin 15 Januari 2018.

Fahri memberikan, surat penunjukan ketua DPR telah masuk mulai sejak pagi barusan. Menurutnya, sistem menuju pelantikan ketua DPR cukup simpel. Ia berharap seluruhnya dapat usai siang ini.

Sekarang ini akan lebih dulu dikerjakan rapat pimpinan DPR manfaat mengolah surat dari Fraksi Golkar itu.

” Dua pimpinan telah cukup. Saya, Pak Taufik telah ada. Pak Agus on the way, ” kata Fahri.

Waktu di tanya masalah sosok Bamsoet, ia mengatakan Bamsoet adalah anggota DPR yang cukup lama menjabat. Ia juga pernah dengan Bamsoet jadi anggota Komisi III DPR.

” Sampai sekarang saya sangka salah seseorang yang paling aktif, jadi pimpinan komisi dan jadi anggota. Jadi bila dari bagian pengalaman serta penguasaan persoalan pasti Pak Bambang dapat disebut sudah sangat mumpuni untuk memimpin DPR, ” kata Fahri.

Berita Terbaru – Orangtua yang merantai anaknya yang berusia sebelas tahun di Padang, Sumatera Barat, diputuskan jadi tersangka. Polisi temukan bukti kalau ayah serta ibu korban, masing-masing berinisial M serta N (berumur 47 tahun serta 30 tahun), bertindak eksploitasi serta kekerasan pada anak dibawah umur.

Orangtua yang Tega Mengikat Anaknya Jadi Tersangka

Bapak tiri serta ibu kandung bocah ZRS itu tega memperlakukan anaknya lewat cara mengikat rantai pada kaki kanan saat malam hari. Keduanya juga memaksa ZRS untuk mengemis setiap hari di lokasi Jalan Ahmad Yani, Kota Padang.

” Keduanya telah kita tentukan jadi tersangka. Mereka mempunyai peranan semasing, termasuk argumen kenapa sampai tega mengikat kaki anaknya memakai rantai, ” kata Kepala Polresta Padang Komisaris Besar Polisi Chairul Aziz, Senin, 15 Januari 2018.

Berdasar pada hasil pemeriksaan, otak dibalik tindakan kekerasan itu dengan kata lain perencananya yaitu N si ibu kandung ZRS, sementara sang bapak tiri jadi eksekutor. Maksudnya supaya ZRS tidak kabur dari rumah serta agar setiap hari bisa diperintah mengemis.

Ke dua orangtua ZRS dijerat dengan dipakai pasal 333 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana mengenai perampasan kemerdekaan. Ancaman hukumannya adalah pidana penjara selama delapan tahun. Polisi masihlah mengkaji peluang menjerat M serta N dengan Undang-Undang mengenai Perlindungan Anak.

Sang bapak tiri saat ini ditahan di sel Markas Polresta Padang, sesaat si ibu kandung ditahan di tahanan khusus wanita di Markas Polsek Padang Timur.

Masalah anak dirantai itu kali pertama terungkap sesudah ZRS kabur dari rumah bapak tirinya pada Kamis tengah malam 11 Januari 2018. Waktu kabur, kaki kanan ZRS tetap dalam terikat rantai besi. Dia kabur sesudah mengelabui sang ibu dengan argumen ingin buang air kecil.

Bocah malang itu kali pertama diketemukan oleh seseorang polisi, Komisaris Besar Polisi Margiyanta, yang bertugas pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Barat.

Waktu itu Margiyanta lihat ZRS ada dimuka tempat tinggal dinasnya. Lihat ada kejanggalan, dia lalu menghampiri serta membawa ZRS masuk ke tempat tinggalnya. Sesudah mendengar info dari si bocah, Margiyanta menghubungi Polsek Padang Barat.

Berita Terbaru – Sesudah demikian lama, akhirnya polisi dapat mengetahui identitas pemotor misterius yang sering meremas dada wanita atau begal payudara, yang beraksi di sekitaran lokasi Margonda, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat.

Identitas Peremas Payudara Wanita Sudah Dikantongi Polisi

” Iya, jati diri terduga pelaku telah kami kenali, sekarang ini tim tengah berupaya mengubernya. Untuk sesaat belum dapat saya berikan lebih detil ya, karna masih tetap sistem pengejaran, ” kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polresta Depok, Komisaris Putu Kholis Aryana, Senin, 15 Januari 2018.

Menurut Putu, jati diri pelaku begal payudara di ketahui dari hasil rekaman camera CCTV yang terpasang di tempat peristiwa dan beragam keterangan dari seseorang wanita sebagai korbannya.

” Kita mohon doa dari masyarakat supaya pelaku bisa selekasnya tertangkap, ” kata Putu Kholis.

Begal payudara di ketahui beraksi sekali lagi pada Kamis, 11 Januari 2017, di Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat. Korbannya seseorang wanita berhijab dengan kata lain hijabers, berinisial AM. Dada AM diremas pelaku saat jalan seseorang diri di jalanan Gang Kuningan.

Aktor tidak cuma kesempatan ini saja beraksi, pada 13 September 2017, begal payudara juga beraksi meremas dada seseorang karyawati berinisial CT. Wanita berumur 23 tahun itu jadi korban saat sedang menyeberang jalan di sekitaran Margonda.

Polres Kota Depok sudah memprediksi kejahatan begal payudara akan ramai berlangsung, prediksi itu dikeluarkan Kombes Pol Ahmad Subarkah saat jadi Kepala Polres Kota Depok pada 2015.

” Pepet, remas, kabur tetapi ada pula yang diperkosa waktu korbannya terjatuh. Nah, kami minta masyarakat untuk lebih siaga, ” tutur Subarkah.